BOGOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menyatakan dukungan penuh terhadap aksi pelestarian lingkungan yang diinisiasi oleh puluhan jurnalis yang tergabung dalam Forum Wartawan Bogor Selatan (FWBS). Dukungan ini disampaikan langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, karena kegiatan penanaman pohon tersebut dinilai sejalan dengan program prioritas Bupati Bogor, yakni "Satu Kecamatan Satu Hutan Kota."

Dukungan Pemkab Bogor dibuktikan dengan kehadiran Ajat Rochmat saat menghadiri aksi penanaman ratusan bibit pohon yang dilaksanakan FWBS di tepi Sungai Cisadane. Kegiatan tersebut dipusatkan di lokasi Batok Rafting dan Grand Titik Kumpul, Desa Muarajaya, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, pada Sabtu, 31 Januari 2026.

"Saya menyempatkan hadir dan mengapresiasi kegiatan penanaman pohon yang dilaksanakan FWBS ini, karena sangat sejalan dengan program yang dicanangkan Bupati Bogor, yaitu Satu Kecamatan Satu Hutan Kota," ujar Ajat.

Ajat menegaskan, dalam menjalankan program penghijauan tersebut, Bupati Bogor telah menginstruksikan untuk menggandeng seluruh elemen masyarakat. Program ini melibatkan partisipasi aktif dari wartawan, Aparatur Sipil Negara (ASN), pengusaha, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Organisasi Masyarakat (Ormas), bahkan wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Bogor diajak untuk menanam pohon.

"Jika program ini dilaksanakan secara serentak, tiga hingga empat tahun ke depan hasilnya akan mulai bisa dirasakan. Kita bisa menikmati alam Kabupaten Bogor yang begitu indah, sejuk, dan insya Allah selalu terjaga dengan baik," ungkapnya.

Lebih lanjut, Ajat secara khusus mengajak wartawan FWBS untuk mengambil peran spesifik dalam menyukseskan program ini.

"Silakan lanjutkan dan tentukan lagi di mana lokasinya. Namun saya sarankan agar FWBS mengambil peran khusus, misalnya fokus melakukan penanaman pohon di semua tepi sungai di wilayah selatan Kabupaten Bogor," harap Ajat.

Sementara itu, Ketua FWBS, Acep Mulyana, menyampaikan bahwa aksi penanaman pohon telah menjadi agenda rutin FWBS, baik dalam acara gathering maupun aksi bersih-bersih sungai, sejak wadah ini berdiri pada tahun 2005.

"Kami bersyukur, setelah sebelumnya kerja sama telah terjalin dengan baik dengan pihak swasta, kini kolaborasi dengan pemerintah daerah mulai berjalan dengan baik, khususnya dalam upaya mendukung pelestarian lingkungan hidup, penghijauan, serta pencegahan bencana alam," terang Acep.