SENTUL, BOGOR – Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI menggelar demonstrasi Explosive Hazard Awareness Training–Improvised Explosive Device (EHAT–IED) di hadapan Delegasi United Nations Mine Action Service (UNMAS) pada Selasa (3/2/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari kunjungan kehormatan (Courtessy Call) Delegasi UNMAS yang dipimpin oleh Raymond Kemei selaku Team Leader, didampingi David Markus Fritschi sebagai Training Officer. Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Komandan PMPP TNI, Brigjen TNI Iwan Bambang Setiawan, S.I.P., bertempat di Markas Komando (Mako) PMPP TNI, Sentul, Bogor.
Kunjungan ini menandai dimulainya Pelatihan EHAT–IED yang dijadwalkan berlangsung selama lima hari, dari tanggal 2 hingga 6 Februari 2026.
Dalam sambutannya, Komandan PMPP TNI menyampaikan apresiasi tinggi atas kehadiran Delegasi UNMAS. Ia berharap kerja sama ini dapat diwujudkan melalui kursus dan pelatihan di PMPP TNI guna meningkatkan kapasitas personel pemelihara perdamaian (peacekeeper) Indonesia, termasuk para instruktur dan pelatih PMPP TNI, dalam mitigasi ancaman ranjau dan bahan peledak.
Kunjungan UNMAS bertujuan utama untuk meningkatkan capacity building serta membahas potensi kerja sama latihan di bidang penanganan ranjau dan bahan peledak. Kerja sama ini dinilai krusial untuk mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas prajurit di berbagai daerah misi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Pada kesempatan tersebut, Delegasi UNMAS juga menyaksikan langsung demonstrasi EHAT–IED yang diperagakan oleh personel dan pelatih PMPP TNI di Daerah Latihan. Materi yang disajikan dalam demonstrasi tersebut meliputi pengenalan ancaman bahan peledak dan Improvised Explosive Device (IED), prosedur identifikasi tanda-tanda bahaya menggunakan anjing pelacak (K-9), evakuasi korban, pengecekan akhir, serta prosedur keselamatan standar di daerah misi.
Melalui kegiatan ini, diharapkan prajurit TNI yang akan bertugas di daerah misi memiliki pemahaman yang komprehensif terkait ancaman bahan peledak dan IED. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kerja sama strategis antara PMPP TNI dan UNMAS dalam meningkatkan kemampuan peacekeeper Indonesia demi mendukung pelaksanaan misi pemeliharaan perdamaian dunia.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Perwakilan Staf Operasi Mabes TNI, Pejabat Utama PMPP TNI, Perwakilan Staf Kementerian Luar Negeri, serta Perwakilan United Nations Information Centre (UNIC) Indonesia.