KOTA BANDUNG – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan komitmennya untuk menyeimbangkan pembangunan infrastruktur dengan upaya pelestarian alam sepanjang tahun pertama masa pemerintahannya. Sepanjang 2025, Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) menuntaskan sejumlah proyek fisik besar beriringan dengan program rehabilitasi lingkungan.

Gubernur yang akrab disapa KDM ini menyatakan bahwa penguatan infrastruktur menjadi fokus utama guna mendukung terciptanya kehidupan yang layak bagi masyarakat.

"Dengan infrastruktur yang memadai, kebutuhan sektor pendidikan, kesehatan hingga perekonomian dapat terpenuhi dengan baik," ujar KDM, dalam laporan kinerja yang disampaikan pada Rabu (7/1/2026).

Fokus Peningkatan Akses dan Konektivitas

Sepanjang 2025, perbaikan kondisi jalan menjadi perhatian utama KDM. Pemprov Jabar merekonstruksi jalan sepanjang 223 kilometer dengan alokasi anggaran mencapai Rp1,2 triliun.

Selain rekonstruksi, pemeliharaan jalan berkala juga dilaksanakan pada ruas jalan sepanjang 211 kilometer dengan anggaran Rp520 miliar. Pemprov Jabar juga melakukan pelebaran ruas jalan sepanjang 4,7 kilometer dengan biaya Rp6,1 miliar.

Pembangunan jalan baru juga dilakukan di dua wilayah, yakni di Kabupaten Sukabumi sepanjang 6,6 kilometer dan di Kota Bekasi sepanjang 0,4 kilometer.

Infrastruktur lainnya yang dituntaskan pada 2025 meliputi penggantian 11 unit jembatan yang menelan anggaran Rp94 miliar. Selain itu, pembangunan penerangan jalan umum (PJU) mencapai 16.043 unit dengan dana Rp493 miliar. Penguatan infrastruktur kelistrikan juga rampung dengan pemasangan total 76.038 satuan sambungan listrik.

Peremajaan Kebun dan Normalisasi Air