BOGOR – Koordinator Olahraga Kecamatan (KOK) Ciawi, sebagai perpanjangan tangan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) di Kabupaten Bogor, berkomitmen penuh menjadi fasilitator utama pengembangan potensi atlet di wilayah selatan. Dalam rangka memajukan dunia olahraga lokal, KOK Ciawi merencanakan akan menggelar turnamen tingkat kabupaten pada pertengahan tahun 2026.

Komitmen ini ditegaskan pasca rapat pengurus yang dilaksanakan di aula gedung PGRI Ciawi pada Selasa, 23 Desember 2025. Ketua KOK Ciawi, Herman Syuhada, menyatakan bahwa fokus utama agenda 2026 adalah merumuskan program kerja yang optimal serta meningkatkan sinergi, komunikasi, dan koordinasi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) dan seluruh pemangku kepentingan, terutama Camat.

"Rapat pengurus membahas program kerja dan agenda di 2026, serta meninjau ulang kegiatan yang sudah berjalan agar hasilnya bisa lebih baik," ungkap Herman, Senin (29/12/2025).

Herman menjelaskan, kemajuan olahraga tidak hanya dicapai melalui penyelenggaraan turnamen semata, tetapi wajib didukung oleh pembinaan atlet sejak dini, pelatihan rutin, dan kolaborasi erat dengan berbagai pihak, termasuk sekolah dan lembaga kepemudaan.

Sebagai langkah konkret, KOK Ciawi merencanakan kegiatan turnamen Pencak Silat tingkat Kabupaten Bogor yang akan dilaksanakan di Kecamatan Ciawi pada periode Juni hingga Juli 2026.

Senada dengan Herman, Risman, pengurus KOK Ciawi Bidang Prestasi, menjelaskan bahwa Kabupaten Bogor memiliki ratusan padepokan pencak silat yang diharapkan dapat berpartisipasi dalam event tersebut.

"Pengembangan dunia olahraga, khususnya di Kecamatan Ciawi, membutuhkan dukungan semua pihak. Selain pembinaan, kami akan secara aktif mengidentifikasi potensi atlet olahraga di sekolah-sekolah untuk difasilitasi agar mereka semakin berkembang," tegas Risman.

Herman menambahkan, selama satu tahun kepemimpinannya, KOK Ciawi telah melakukan konsolidasi pengurus, sosialisasi, dan mengidentifikasi potensi atlet dari berbagai cabang olahraga yang bernaung di klub-klub Kecamatan Ciawi.

"Di Kecamatan Ciawi, banyak atlet berpotensi dari berbagai cabang olahraga. Bahkan ada yang mampu berkompetisi di tingkat Provinsi Jawa Barat, namun seringkali mereka bergerak secara mandiri. Kondisi seperti ini membutuhkan fasilitator atau jembatan agar prestasi yang mereka miliki mendapat perhatian dan dukungan yang layak," jelasnya.