Rakyatjabar.id- Minggu, 21 Desember 2025, menjadi hari yang istimewa bagi lingkungan di Bogor, sebab, Institut Ummul Quro Al-Islami (IUQI) Bogor dan Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Bogor bersatu padu bersama Kementerian Lingkungan Hidup (Kemen LH) menggelar aksi penanaman pohon di Lapangan Stadion Mini Leuwiliang, Bogor Barat. Lebih dari sekadar seremonial, kegiatan ini adalah wujud nyata kepedulian generasi muda terhadap masa depan bumi.
Suasana pagi itu begitu hidup. Mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Bogor berbaur dengan semangat, siap menorehkan sejarah kecil dengan menanam bibit-bibit harapan. Kehadiran Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Dr. Hanif Faisal Nurofiq, menambah energi dan optimisme. Beliau didampingi oleh Rektor IUQI Bogor, Dr. Syamsul Rizal, S.H.I., M.Pd.I., yang juga tak kalah antusias mendukung kegiatan ini.
Dalam sambutannya, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menyampaikan apresiasi yang mendalam terhadap inisiatif mahasiswa dan perguruan tinggi dalam menjaga lingkungan. Beliau menekankan bahwa keterlibatan generasi muda adalah kunci utama untuk menciptakan masa depan yang hijau dan berkelanjutan.
"Keterlibatan generasi muda merupakan kunci utama dalam menciptakan masa depan yang hijau dan berkelanjutan," ujar Hanif Faisol.
Lebih lanjut, Hanif Faisol meminta agar kampus-kampus terus menyosialisasikan pentingnya menjaga lingkungan hidup kepada masyarakat luas. Beliau juga menyampaikan tiga pesan penting yang menjadi fokus utama.
"Ada 3 hal utama: kolaborasi antara mahasiswa dengan masyarakat dalam menjaga lingkungan hidup, bersedia memberikan bantuan berupa mesin penghancur sampah serta akomodasi pengumpulan sampah kepada pesantren," ucap Menteri.
Rektor IUQI Bogor, Dr. Syamsul Rizal, menambahkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial belaka, melainkan bagian integral dari pendidikan karakter dan kepedulian sosial mahasiswa. Beliau menekankan bahwa setiap pohon yang ditanam hari itu adalah investasi jangka panjang untuk kualitas udara, air, dan kehidupan generasi mendatang.
“Setiap pohon yang ditanam hari ini adalah investasi jangka panjang bagi kualitas udara, air, dan kehidupan generasi mendatang,” terang Syamsul Rizal.
Diharapkan, kolaborasi antara IUQI Bogor, Aliansi BEM se-Bogor, dan Menteri Lingkungan Hidup ini dapat memicu semangat kolaborasi dan kepedulian terhadap lingkungan yang berkelanjutan. Aksi ini membuktikan bahwa mahasiswa bukan hanya agen perubahan di bidang akademik, tetapi juga garda terdepan dalam menjaga bumi untuk masa depan yang lebih baik.