Rakyatjabar.id- Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) mengintensifkan pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sebagai upaya meminimalisir dampak bencana hidrometeorologi, menyusul tingginya curah hujan sesuai prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Saat ini, fokus utama penerbangan OMC diarahkan untuk mengurangi intensitas hujan di wilayah Cisarua. Langkah ini diambil guna mendukung kelancaran operasi penanggulangan bencana yang tengah berlangsung di lokasi terdampak.

Dalam pelaksanaannya pada Minggu (25/01), tim OMC menerapkan dua strategi utama. Strategi tersebut meliputi upaya memecah pertumbuhan awan di wilayah daratan melalui penyemaian di kawasan Gunung Burangrang, serta mempercepat turunnya hujan menggunakan bahan semai Natrium Klorida (NaCl).

Sebagai bentuk komitmen berkelanjutan dalam melindungi masyarakat dari ancaman bencana hidrometeorologi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar mengumumkan bahwa Operasi Modifikasi Cuaca akan kembali diselenggarakan pada 26 hingga 27 Januari 2026.