Rakyatjabar.id-Aceh kembali mendapatkan perhatian penuh dari pemerintah pusat. Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago, memulai kunjungan kerja di wilayah yang terdampak bencana alam di Sumatera, Kamis (11/12/2025). Kedatangannya bukan sekadar simbolis, melainkan untuk memastikan negara hadir secara nyata dalam penanganan krisis ini.

Didampingi oleh Sesmenko Polkam Letnan Jenderal TNI Mochammad Hasan, Deputi Bidang Koordinasi Politik Dalam Negeri Mayor Jenderal TNI Dr. Heri Wiranto, M.M., M.Tr. (Han), serta Staf Khusus Menko Polkam Ahmad Dedi, Menko Polkam langsung menuju Posko Utama Penanganan Bencana. Tujuannya jelas: memastikan koordinasi berjalan cepat, efektif, dan tepat sasaran.

Setibanya di posko, Menko Polkam menerima paparan dari Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Suharyanto mengenai situasi terkini. Laporan mencakup kondisi korban, kerusakan infrastruktur, status tanggap darurat, akses yang terputus, dan kebutuhan mendesak masyarakat.

Kepala BNPB juga memaparkan strategi percepatan penanganan, termasuk penguatan komando lapangan, percepatan pendataan, prioritas evakuasi, dan pemenuhan dukungan logistik. Menko Polkam menekankan pentingnya langkah penanganan terpadu yang berorientasi pada keselamatan warga, dengan sinergi solid antara pemerintah pusat dan daerah.

Menko Polkam juga meninjau kesiapan alutsista yang disiagakan untuk operasi pencarian, penyelamatan, dan distribusi bantuan, termasuk helikopter, kendaraan taktis, peralatan evakuasi, dan perlengkapan pendukung lainnya. Baginya, alutsista ini adalah simbol kehadiran negara yang memastikan seluruh sumber daya dikerahkan untuk menyelamatkan dan memulihkan masyarakat.

Kehadiran unsur Forkopimda dalam kunjungan ini memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah. Keterlibatan mereka dinilai penting agar kebijakan pusat dapat diimplementasikan dengan cepat, akurat, dan terukur di lapangan.

Fokus utama kunjungan ini adalah memastikan kebutuhan dasar warga terdampak terpenuhi. Kemenko Polkam telah mengirimkan tambahan 74 koli bantuan sosial serta satu unit *water treatment* untuk memastikan ketersediaan air bersih.

"Pemerintah menegaskan bahwa seluruh bantuan akan dikirimkan melalui rute strategis udara guna menjangkau wilayah yang sulit diakses. Bantuan ini akan diterbangkan menggunakan pesawat C-130J/A-1339 melalui rute HLM – SMH – RSN – REMBELE – SIM sehingga distribusi dapat dilakukan lebih merata dan tepat waktu sesuai titik prioritas," kata Menko Polkam, Kamis (11/12/2025).

Prioritas utama adalah memastikan bantuan sampai ke tangan mereka yang membutuhkan secepat mungkin, terutama di wilayah-wilayah terpencil yang sulit dijangkau.