Rakyatjabar.id- Di tengah duka yang mendalam akibat banjir besar yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang, pemerintah hadir memberikan uluran tangan. Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) bergerak cepat menyalurkan bantuan darurat bagi para korban, sebagai bukti nyata kehadiran negara di saat-saat sulit.
Mungkin sebagian dari kita hanya bisa menyaksikan berita banjir dari layar kaca, namun bagi warga Aceh Tamiang, ini adalah kenyataan pahit yang harus dihadapi. Melihat respons cepat pemerintah, hati ini sedikit terobati. Bantuan yang datang, meski mungkin tidak seberapa, adalah simbol bahwa mereka tidak sendiri.
Menteri Koordinator Polkam, Djamari Chaniago, menyampaikan rasa duka dan keprihatinan mendalam atas musibah yang terjadi pada Kamis, 4 Desember 2025. Beliau menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi.
"Setiap warga yang terdampak harus mendapatkan perhatian. Keselamatan dan kebutuhan mereka adalah prioritas," ujar perwakilan Kemenko Polkam, Brigjen Pol Alpen, saat menyalurkan bantuan di lokasi bencana, Sabtu (6/12).
Tim dari Deputi V Bidang Koordinasi Komunikasi dan Informasi Kemenko Polkam, yang ditugaskan langsung oleh Marsda TNI Eko Dono Indarto, bergerak cepat mendistribusikan bantuan logistik dan perlengkapan mendesak. Mereka menjangkau lokasi-lokasi yang paling parah terdampak, termasuk daerah-daerah terisolasi yang sulit diakses melalui jalur darat.
"Untuk daerah yang terisolasi, kami gunakan helikopter agar bantuan cepat sampai," jelas Brigjen Alpen. Beliau menambahkan bahwa pemerintah terus memantau kondisi dan siap memberikan dukungan tambahan sesuai kebutuhan di lapangan.
Bencana banjir di Aceh Tamiang ini menjadi bagian dari serangkaian bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah Sumatera. Pemerintah menekankan pentingnya respons yang cepat dan humanis dalam mendampingi masyarakat menghadapi masa sulit ini. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita di Aceh Tamiang, dan semoga mereka segera bangkit kembali.
Melalui aksi tanggap darurat ini, Kemenko Polkam menegaskan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat Aceh Tamiang dengan bantuan nyata dan perhatian penuh dari negara.***