Rakyatjabar– Jumlah korban tewas akibat bencana longsor di Kampung Pasir Kuning dan Pasir Kuda, Desa Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, bertambah menjadi 12 orang setelah tim SAR gabungan menemukan satu jasad tambahan pada Minggu (25/1/2026). Penemuan ini terjadi saat tim meningkatkan intensitas pencarian di Desa Pasirlangu.
Saat ini, tim SAR gabungan mengerahkan kekuatan penuh untuk mencari 81 warga yang diduga masih tertimbun material longsor.
Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, menyatakan bahwa upaya pencarian hari ini akan dilakukan jauh lebih intensif dibandingkan hari-hari sebelumnya.
"Pencarian dengan kekuatan penuh ini melibatkan ratusan personel dari TNI, Polri, dan relawan. Kami berharap dengan bantuan anjing pelacak dan alat berat, keberadaan para korban bisa segera terdeteksi dan dievakuasi," ujar Mohammad Syafii saat meninjau lokasi bencana, Minggu (25/1/2026).
Untuk mempercepat proses deteksi keberadaan korban di bawah timbunan tanah yang tebal, Basarnas telah menurunkan unit anjing pelacak (K-9). Selain itu, alat berat juga mulai diupayakan masuk ke titik-titik strategis guna membuka akses dan memindahkan material longsor yang masif.
Meskipun bantuan alat berat telah disiagakan, kondisi geografis Desa Pasirlangu yang curam serta material tanah yang masih labil menjadi tantangan utama bagi tim di lapangan. Ratusan personel gabungan kini dibagi ke dalam beberapa sektor untuk menyisir area terdampak secara lebih mendetail.