Rakyatjabar.id- Tim SAR gabungan yang diperkuat oleh personel Korps Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) TNI Angkatan Udara terus mengintensifkan upaya pencarian dan evakuasi korban bencana tanah longsor di Desa Pasir Langu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.
Memasuki hari keempat pascabencana pada Selasa (27/1/2026), operasi penyisiran masih difokuskan pada area yang tertimbun material longsoran. Kehadiran Kopasgat dalam operasi ini merupakan wujud nyata komitmen TNI AU dalam misi kemanusiaan dan penanggulangan bencana di Indonesia.
Dalam pelaksanaannya, tim gabungan menghadapi sejumlah tantangan signifikan. Kondisi cuaca yang berubah-ubah, mulai dari hujan deras hingga kabut tebal, menjadi penghalang utama. Selain itu, potensi terjadinya longsor susulan di lokasi kejadian masih tergolong tinggi, menuntut kehati-hatian ekstra dari seluruh personel yang bertugas.
Operasi SAR Longsor Cisarua Hari Ke-9: 74 Kantong Jenazah Dievakuasi, 6 Korban Masih Hilang
Meskipun menghadapi kondisi medan yang sulit dan risiko keselamatan, prajurit Kopasgat bersama tim SAR gabungan dari berbagai unsur terus melakukan penyisiran secara sistematis. Upaya ini dilakukan demi memastikan seluruh korban yang diduga masih tertimbun dapat segera ditemukan dan dievakuasi.